Skip to main content

Cara membuat bootable flashdisk / USB menggunakan PowerISO



Bootable flahdisk adalah suatu flashdisk yang digunakan untuk melakukan booting komputer dan agar flashdisk tersebut dapat digunakan untuk booting, ada beberapa langkah yang harus dilkakukan agar flashdisk tersebut dapat menjadi sebuah bootable. Biasanya bootable flashdisk dibuat untuk menginstall sistem operasi / OS jika pada perangkat komputer yang dipakai tidak terdapat CD/DVD drive atau hanya mempunyai file ISO sistem operasi yang akan di install maka cara booting dengan flashdisk digunakan. Agar sebuah flashdisk dapat menjadi bootable, beberapa langkah dapat langsung di lakukan pada sistem operasi Windows (Akan dibahas pada posting berikutnya) maupun melalui bantuan software tambahan untuk membuat bootable. Banyak software yang dapat digunakan untuk membuat bootable flashdisk, diantaranya YUMI, USB Universal Installer, Rufus, PowerISO dan lain - lain. Pada posting kali ini akan diperlihatkan cara membuat bootable flashdisk menggunakan software, yaitu PowerISO. Baca juga artikel tutorial komputer lainnya Bagaimana cara sharing file/folder di windows 7

PowerISO adalah CD / DVD / BD alat pengolahan file image yang memungkinkan untuk membuka, ekstrak, burn, membuat, mengedit, kompres, mengenkripsi, split dan mengkonversi file ISO, dan membuka file iso melalui virtual drive internal. PowerISO dapat memproses hampir semua CD / DVD / file image BD termasuk ISO dan BIN file. PowerISO menyediakan solusi all-in-one. Anda dapat melakukan segala sesuatu dengan file ISO dan file image disk.

Beberapa fiture pada PowerISO :

  • Mendukung semua CD / DVD / BD-ROM format file image (ISO, BIN, NRG, CDI, DAA and lain - lain)
  • Membuka dan ekstrak file ISO. Anda dapat mengekstrak file ISO dengan satu klik
  • Burning file ISO ke CD, DVD, atau Blu-Ray. PowerISO adalah software burning profesional. Dengan alat ini, Anda dapat membuat Audio CD, CD Data, data DVD, Video DVD atau VCD. PowerISO juga mendukung burning Blu-Ray.
  • Burning Audio CD from MP3, FLAC, APE, WMA, atau BIN files.
  • Rip Audio CD ke MP3, FLAC, APE, WMA, atau BIN files
  • Membuat file ISO atau file BIN dari files hardisk atau CD / DVD / BD discs.
  • Edit file image ISO secara langsung
  • Mount file ISO dengan virtual drive internal. PowerISO dapat me-mount semua file image disk populer untuk built-in drive virtual
  • Mengkonversi file image antara ISO / BIN dan format lainnya. PowerISO tidak hanya dapat mengkonversi BIN ke ISO, tetapi juga mengkonversi hampir semua format file image dengan standar file ISO image
  • .Buat bootable USB drive. PowerISO memungkinkan Anda untuk menjalankan windows setup melalui drive USB
  • Membuat file ISO bootable dan membuat bootable CD, DVD
  • Mendukung 32-bit dan 64-bit Windows

Langkah - Langkah Membuat Bootable Flashdisk / usb dengan PowerISO

Berikut adalah langkah - langkah cara membuat bootable windows 7 dengan PowerISO
1. Download PowerISO di http://www.poweriso.com/download.php
2. Pasang flashdisk dan buka powerISO yang sebelumnya sudah diinstall, klik "Continue unregistered" untuk menjalankan poweriso tanpa registrasi
4. Pada menu bar klik "Tools" dan pilih "Create Bootable USB Drive..."
5. Jalankan langkah - langkah berikut :
    - Select source file or compact disc : Klik pada icon folder lalu pilih file ISO yang akan dijadikan       bootable
    - Destination USB drive : Pilih flashdisk yang akan dijadikan bootable
    - Settings : Biarkan dalam keadaan default

6. Klik "Start", tunggu hingga proses selesai lalu klik "Close" dan restart komputer, booting melalui flashdisk untuk menguji bootable yang sudah dibuat.

Sekian artikel tentang cara membuat bootable flashdisk / usb menggunakn PowerISO, semoga bermanfaat untuk teman - teman semuanya. Baca juga artikel tutorial komputer lainnya Bagaimana cara sharing file/folder di windows 7





Comments

  1. Hirens 2018 New Generation Support HDD GPT + UEFI-CSM READY!
    cobain open source project rancangan ane gan >

    IT Tools Pack Solution

    (Tersedia Acronis 2018 + Norton Ghost + Minitool Partition Wizard Technician 9.1 + DLL)

    #SalamSatuTeknologi

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer

Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer – OSPF atau Open Shortest Patch First merupakan sebuah routing protokol IGRP (Interior Gateway Routing Protocol) yang hanya dapat digunakan dalam di jaringan internal suatu organisasi atau perusahaan yang kita memiliki hak administrasi terhadapt jaringan tersebut. Pada artikel ini akan di perlihatkan bagaimana Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer.

Baca JugaPengertian dan Perbedaan Internet, Intranet Berdasarkan JangkauannyaKonfigurasi Routing EIGRP di GNS3Cara Konfigurasi EIGRP di Cisco Packet Tracer Cara Konfigurasi Routing Static Router Mikrotik di GNS3Cara Konfigurasi Routing Dinamis RIP di Cisco Packet Tracer
Topologi dan IP Address Buat topologi jaringan dengan interface dan ip address sesuai dengan gambar dan tabel yang ada di bawah. Atau jika teman – teman ingin menghemat waktu, dapat mendownload topologi jaringan nya disini
Setting IP Address Setelah topologi jaringan di buat seperti gambar di atas, setting ip address untuk …

Pengertian, Jenis & Kelebihan VLAN (Virtual LAN)

Pengertian VLANVLAN (virtual LAN) adalah suatu model jaringan yang membagi jaringan secara logikal ke dalam beberapa vlan yang berbeda. VLAN tidak terbatas pada kondisi fisik jaringan seperti pada LAN, vlan dapat di konfigurasi secara virtual tanpa harus melihat kondisi peralatan. Oleh sebab itu, VLAN memiliki fleksibilitas di dalam pengaturan jaringan dan memudahkan administrator jaringan dalam membagi jaringannya sesuai dengan fungsi dan kebutuhan keamanan jaringan tersebut. Baca juga artikel tutorial komputer lainnya Pengertian Routing & Jenis - Jenis Routing


Cara kerja VLANVLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan, baik menggunakan port, MAC address dan lain - lain. Semuainformasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu vlan (tagging)di simpan dalam suatu database (tabel), jika penandaannya berdasarkanport yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yangdigunakan oleh VLAN. 
Untuk mengaturnya maka biasanya digunakanswitch/bridge yang ma…

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan System Restore di Windows 7

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan System Restore di Windows 7 – System Restore adalah sebuah fitur di Microsoft Windows yang mengizinkan pengguna untuk mengambalikan keadaan komputer ke waktu tertentu yang sudah di tetapkan, mengembalikan keadaan komputer yang dimaksud file sistem, aplikasi yang di install, Windows Registry dan sistem setting. Fitur ini sangat berguna jika terdapat error pada windows atau komputer terasa lambat karena mungkin sudah banyak terinstall aplikasi yang sudah tidak terpakai, maka dengan fitur system restore ini kita dapat mengembalikan windows ke waktu tertentu seperti saat pertama kali windows di install. Fiture System Restore sudah ada dari Windows ME, Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8, Windows 8.1, Windows 10 dan secara default system restore dalam keadaan disabled jika kita belum pernah menggunakannya. Berikut adalah langkah – langkah cara Mengaktifkan/enable System Restore di Windows 7.

Baca JugaMelakukan Backup Hardisk dan Partisi Mengg…