Skip to main content

Konfigurasi Static Routing di Packet Tracer


Apa itu static routing? Static routing adalah routing yang ditambahkan secara manual oleh network administrator pada table routing dan bersifat tetap walaupun terjadi perubahan pada jaringan. Pada artikel ini tutorial komputer akan memperlihatkan bagaimana cara konfigurasi static routing di packet tracer. Beberapa keuntungan dan kekurangan menggunakan static routing antara lain:
  • Static routing mudah diterapkan
  • Lebih aman karena routing langsung pada jaringan yang ingin dituju
  • Tidak terjadi overhead
Kekurangan :
  • Static routing cocok diterapkan pada jaringan dengan skala kecil


Setting IP Address

Pertama - tama, buat topologi jaringan pada packet tracer seperti pada gambar diatas. Setelah topologi dibuat, lakukan setting ip address untuk setiap perangkat router dan pc yang kita gunakan sesuai dengan tabel ip address dibawah ini.
Perangkat
Interface
Terhubung ke
IP Address
PC0
Fa0/0
Router0 (Fa0/0)
192.168.1.2 /24
Router0
Fa0/0
PC0
192.168.1.1 /24
Router0
Se2/0
Router1 (Se2/0)
172.25.1.1 /16
Router1
Se2/0
Router0 (Se2/0)
172.25.1.2 /16
Router1
Fa0/0
PC1
192.168.2.1 /24
Router1
Se3/0
Router2 (Se3/0)
172.30.1.1 /16
PC1
Fa0/0
Router1 (Fa0/0)
192.168.2.2 /24
Router2
Se3/0
Router1 (Se3/0)
172.30.1.2 /16
Router2
Fa0/1
PC2
192.168.3.1 /24
PC2
Fa0/0
Router2 (Fa0/1)
192.168.3.2 /24
Note : Tambahkan module HWIC-4ESW pada router1

Router0
Router0(config)#interface fastEthernet 0/0
Router0(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Router0(config-if)#no shutdown
Router0(config-if)#exit
Router0(config)#interface serial 2/0
Router0(config-if)#ip address 172.25.1.1 255.255.0.0
Router0(config-if)#no shutdown
Router0(config-if)#exit

Router1
Router1(config)#interface serial 2/0
Router1(config-if)#ip address 172.25.1.2 255.255.0.0
Router1(config-if)#no shutdown
Router1(config-if)#exit
Router1(config)#interface fastEthernet 0/0
Router1(config-if)#ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
Router1(config-if)#no shutdown
Router1(config-if)#exit
Router1(config)#interface serial 3/0
Router1(config-if)#ip address 172.30.1.1 255.255.0.0
Router1(config-if)#no shutdown
Router1(config-if)#exit

Router2
Router2(config)#interface serial 3/0
Router2(config-if)#ip address 172.30.1.2 255.255.0.0
Router2(config-if)#no shutdown
Router2(config-if)#exit
Router2(config)#interface fastEthernet 0/0
Router2(config-if)#ip address 192.168.3.1 255.255.255.0
Router2(config-if)#no shutdown
Router2(config-if)#exit

PC0









Sama dengan PC0, setting ip address untuk PC1 dan PC2 sesuai dengan ip yang ada pada tabel


Konfigurasi Static Routing

Setelah semua perangkat router dan pc selesai di setting ip address, konfigurasi static routing untuk semua router (router0, router1, router2).

Router0
Router0(config)#ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 172.25.1.2
192.168.2.0      : Network tujuan
255.255.255.0  : Netmask
172.25.1.2        : Next Hop Address
Router0(config)#ip route 192.168.3.0 255.255.255.0 172.25.1.2

Router1
Router1(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 172.25.1.1
Router1(config)#ip route 192.168.3.0 255.255.255.0 172.30.1.2

Router2
Router2(config)#ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 172.25.30.1
Router2(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 172.25.30.1

Setelah semua router setting static routing, lakukan ping antar PC untuk melihat hasil konfigurasi routing static, jika reply maka static routing telah berhasil dibuat. Konfigurasi RIP Routing Mikrotik di GNS3

Comments

Popular posts from this blog

Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer

Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer – OSPF atau Open Shortest Patch First merupakan sebuah routing protokol IGRP (Interior Gateway Routing Protocol) yang hanya dapat digunakan dalam di jaringan internal suatu organisasi atau perusahaan yang kita memiliki hak administrasi terhadapt jaringan tersebut. Pada artikel ini akan di perlihatkan bagaimana Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer.

Baca JugaPengertian dan Perbedaan Internet, Intranet Berdasarkan JangkauannyaKonfigurasi Routing EIGRP di GNS3Cara Konfigurasi EIGRP di Cisco Packet Tracer Cara Konfigurasi Routing Static Router Mikrotik di GNS3Cara Konfigurasi Routing Dinamis RIP di Cisco Packet Tracer
Topologi dan IP Address Buat topologi jaringan dengan interface dan ip address sesuai dengan gambar dan tabel yang ada di bawah. Atau jika teman – teman ingin menghemat waktu, dapat mendownload topologi jaringan nya disini
Setting IP Address Setelah topologi jaringan di buat seperti gambar di atas, setting ip address untuk …

Pengertian, Jenis & Kelebihan VLAN (Virtual LAN)

Pengertian VLANVLAN (virtual LAN) adalah suatu model jaringan yang membagi jaringan secara logikal ke dalam beberapa vlan yang berbeda. VLAN tidak terbatas pada kondisi fisik jaringan seperti pada LAN, vlan dapat di konfigurasi secara virtual tanpa harus melihat kondisi peralatan. Oleh sebab itu, VLAN memiliki fleksibilitas di dalam pengaturan jaringan dan memudahkan administrator jaringan dalam membagi jaringannya sesuai dengan fungsi dan kebutuhan keamanan jaringan tersebut. Baca juga artikel tutorial komputer lainnya Pengertian Routing & Jenis - Jenis Routing


Cara kerja VLANVLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan, baik menggunakan port, MAC address dan lain - lain. Semuainformasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu vlan (tagging)di simpan dalam suatu database (tabel), jika penandaannya berdasarkanport yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yangdigunakan oleh VLAN. 
Untuk mengaturnya maka biasanya digunakanswitch/bridge yang ma…

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan System Restore di Windows 7

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan System Restore di Windows 7 – System Restore adalah sebuah fitur di Microsoft Windows yang mengizinkan pengguna untuk mengambalikan keadaan komputer ke waktu tertentu yang sudah di tetapkan, mengembalikan keadaan komputer yang dimaksud file sistem, aplikasi yang di install, Windows Registry dan sistem setting. Fitur ini sangat berguna jika terdapat error pada windows atau komputer terasa lambat karena mungkin sudah banyak terinstall aplikasi yang sudah tidak terpakai, maka dengan fitur system restore ini kita dapat mengembalikan windows ke waktu tertentu seperti saat pertama kali windows di install. Fiture System Restore sudah ada dari Windows ME, Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8, Windows 8.1, Windows 10 dan secara default system restore dalam keadaan disabled jika kita belum pernah menggunakannya. Berikut adalah langkah – langkah cara Mengaktifkan/enable System Restore di Windows 7.

Baca JugaMelakukan Backup Hardisk dan Partisi Mengg…