Skip to main content

Cara Membuat File ISO Windows XP/7/8/8.1/10 dari CD/DVD Menggunakan ImgBurn

Cara Membuat File ISO Windows XP/7/8/8.1/10 dari CD/DVD Menggunakan ImgBurn – Pada postingan ini akan di perlihatkan bagaimana cara membuat file ISO menggunakan ImgBurn. Terkadang kita ingin menyimpan Windows yang ada di CD/DVD ke laptop atau hardisk eksternal agar dapat di gunakan kembali di kemudian hari jika diperlukan tanpa harus membawa CD/DVD windows tersebut kemana – mana. Terdapat beberapa cara menyimpan windows yang ada di CD/DVD, di antaranya dengan meng – copy secara manual semua file – file yang di CD/DVD ke laptop atau hardisk dan yang lain dengan membuat file ISO dari CD/DVD Windows tersebut. Pada postingan ini akan di perlihatkan bagaimana cara menyimpan dengan cara yang kedua, yaitu dengan membuat file ISO dan untuk membuatnya memerlukan software tambahan, salah satunya adalah ImgBurn.

Baca Juga


Beberapa Fungsi ImgBurn :
  • Membaca disk dan membuat file image dari disk tersebut
  • Membuat file image dari file – file yang ada di komputer / network atau melakukan burning langsung dari file di komputer ke disk
  • Burning file image ke disk
  • Melakukan pengecekan disk

Berikut adalah langkah – langkah Cara Membuat File ISO Windows XP/7/8/8.1/10 dari CD/DVD Menggunakan ImgBurn :
  • Download ImgBurn disini dan setelah itu di install
  • Buka ImgBurn yang sudah di install, lalu masukan CD/DVD Windows yang ingin di buat file ISO ke CD/DVD Drive

  • Pada tampilan ImgBurn yang muncul, klik Create image file from disc

  • Pada bagian source, pilih CD/DVD drive yang akan sesuai dengan yang ada di komputer. Lalu pada bagian Destination, tentukan dimana kita akan menyimpan file ISO lalu klik icon CD yang dibawah untuk mulai membuat file ISO dan tunggu hingga selesai


Itulah langkah – langkah Cara Membuat File ISO Windows XP/7/8/8.1/10 dari CD/DVD Menggunakan ImgBurn dan untuk bootable dari file ISO yang sudah kita buat, dapat di lihat Cara Membuat Bootable usb dengan Rufus

Comments

Popular posts from this blog

Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer

Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer – OSPF atau Open Shortest Patch First merupakan sebuah routing protokol IGRP (Interior Gateway Routing Protocol) yang hanya dapat digunakan dalam di jaringan internal suatu organisasi atau perusahaan yang kita memiliki hak administrasi terhadapt jaringan tersebut. Pada artikel ini akan di perlihatkan bagaimana Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer.

Baca JugaPengertian dan Perbedaan Internet, Intranet Berdasarkan JangkauannyaKonfigurasi Routing EIGRP di GNS3Cara Konfigurasi EIGRP di Cisco Packet Tracer Cara Konfigurasi Routing Static Router Mikrotik di GNS3Cara Konfigurasi Routing Dinamis RIP di Cisco Packet Tracer
Topologi dan IP Address Buat topologi jaringan dengan interface dan ip address sesuai dengan gambar dan tabel yang ada di bawah. Atau jika teman – teman ingin menghemat waktu, dapat mendownload topologi jaringan nya disini
Setting IP Address Setelah topologi jaringan di buat seperti gambar di atas, setting ip address untuk …

Pengertian, Jenis & Kelebihan VLAN (Virtual LAN)

Pengertian VLANVLAN (virtual LAN) adalah suatu model jaringan yang membagi jaringan secara logikal ke dalam beberapa vlan yang berbeda. VLAN tidak terbatas pada kondisi fisik jaringan seperti pada LAN, vlan dapat di konfigurasi secara virtual tanpa harus melihat kondisi peralatan. Oleh sebab itu, VLAN memiliki fleksibilitas di dalam pengaturan jaringan dan memudahkan administrator jaringan dalam membagi jaringannya sesuai dengan fungsi dan kebutuhan keamanan jaringan tersebut. Baca juga artikel tutorial komputer lainnya Pengertian Routing & Jenis - Jenis Routing


Cara kerja VLANVLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan, baik menggunakan port, MAC address dan lain - lain. Semuainformasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu vlan (tagging)di simpan dalam suatu database (tabel), jika penandaannya berdasarkanport yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yangdigunakan oleh VLAN. 
Untuk mengaturnya maka biasanya digunakanswitch/bridge yang ma…

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan System Restore di Windows 7

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan System Restore di Windows 7 – System Restore adalah sebuah fitur di Microsoft Windows yang mengizinkan pengguna untuk mengambalikan keadaan komputer ke waktu tertentu yang sudah di tetapkan, mengembalikan keadaan komputer yang dimaksud file sistem, aplikasi yang di install, Windows Registry dan sistem setting. Fitur ini sangat berguna jika terdapat error pada windows atau komputer terasa lambat karena mungkin sudah banyak terinstall aplikasi yang sudah tidak terpakai, maka dengan fitur system restore ini kita dapat mengembalikan windows ke waktu tertentu seperti saat pertama kali windows di install. Fiture System Restore sudah ada dari Windows ME, Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8, Windows 8.1, Windows 10 dan secara default system restore dalam keadaan disabled jika kita belum pernah menggunakannya. Berikut adalah langkah – langkah cara Mengaktifkan/enable System Restore di Windows 7.

Baca JugaMelakukan Backup Hardisk dan Partisi Mengg…