Skip to main content

Cara Konfigurasi DHCP Server di Router dengan Cisco Packet Tracer

Jika pada postingan sebelumnya sudah di jelaskan tentang Pengertian DHCP, Fungsi DHCP, Cara Kerja DHCP, Kelebihan dan Kekurangan DHCP, maka pada postingan ini akan di perlihatkan bagaimana cara konfigurasi dhcp server di router dengan cisco packet tracer sebagai aplikasi simulasi nya. Sedikit tentang fungsi nya, dhcp adalah protokol berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP Address dalam satu jaringan dan dengan protokol ini pemberian IP Address dapat dilakukan secara otomatis ke client tanpa harus di setting secara manual. Berikut adalah langkah - langkah cara konfigurasi dhcp server di router dengan cisco packet tracer :

Baca Juga


Sebelumnya buka terlebih cisco packet tracer dan buat topologi jaringan seperti gambar di bawah dengan masing - masing interface terhubung sesuai dengan tabel di bawah



Devices Interface Terhubung ke IP Address
Router0 FastEthernet0/0 Switch0 (FastEthernet 0/1) 192.168.1.1 /24
PC0 FastEthernet0 Switch0 (FastEthernet0/10)
PC1 FastEthernet0 Switch0 (FastEthernet0/11)
PC2 FastEthernet0 Switch0 (FastEthernet0/12)


Setelah topologi jaringan seperti gambar dibuat, klik pada icon Router0 lalu pada jendela yang muncul klik tab CLI


Jika muncul pertanyaan seperti di gambar, tekan saja n pada keyboard lalu enter. Lakukan setting ip address pada interface router yang terhubung ke switch dengan memasukan perintah berikut ini secara berurutan.


Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface fastethernet0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#

Setelah IP address di setting, sekarang saatnya untuk konfigurasi DHCP server agar PC mendapatkan IP address secara otomatis dari router. Masukan perintah berikut ini untuk secara berurutan.


Router(config)#ip dhcp pool LAN  <== Untuk membuat nama pool dhcp
Router(dhcp-config)#network 192.168.1.0 255.255.255.0 <== menentukan subnet dan mask pada pool dhcp yang dibuat
Router(dhcp-config)#default-router 192.168.1.1 <== Setting gateway untuk PC client
Router(dhcp-config)#exit
Router(config)#

Router(config)#ip dhcp excluded-address 192.168.1.1 <== Perintah untuk memilih IP/range IP yang tidak akan di berikan ke client

Selain dapat ditambahkan setting gateway secara otomatis, kita dapat menambahkan setting dns, domain, lease time pada dhcp.

Setelah DHCP server di konfigurasi, klik icon PC0 lalu pada tab Desktop klik IP Configuration. Pada tampilan IP Configuration pilih DHCP untuk mendapatkan IP address secara otomatis dari dhcp server yang sudah kita setting sebelumnya.

Lakukan cara yang sama pada PC1 dan PC2 untuk mendapatkan IP address dari dhcp server.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer

Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer – OSPF atau Open Shortest Patch First merupakan sebuah routing protokol IGRP (Interior Gateway Routing Protocol) yang hanya dapat digunakan dalam di jaringan internal suatu organisasi atau perusahaan yang kita memiliki hak administrasi terhadapt jaringan tersebut. Pada artikel ini akan di perlihatkan bagaimana Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer.

Baca JugaPengertian dan Perbedaan Internet, Intranet Berdasarkan JangkauannyaKonfigurasi Routing EIGRP di GNS3Cara Konfigurasi EIGRP di Cisco Packet Tracer Cara Konfigurasi Routing Static Router Mikrotik di GNS3Cara Konfigurasi Routing Dinamis RIP di Cisco Packet Tracer
Topologi dan IP Address Buat topologi jaringan dengan interface dan ip address sesuai dengan gambar dan tabel yang ada di bawah. Atau jika teman – teman ingin menghemat waktu, dapat mendownload topologi jaringan nya disini
Setting IP Address Setelah topologi jaringan di buat seperti gambar di atas, setting ip address untuk …

Pengertian, Jenis & Kelebihan VLAN (Virtual LAN)

Pengertian VLANVLAN (virtual LAN) adalah suatu model jaringan yang membagi jaringan secara logikal ke dalam beberapa vlan yang berbeda. VLAN tidak terbatas pada kondisi fisik jaringan seperti pada LAN, vlan dapat di konfigurasi secara virtual tanpa harus melihat kondisi peralatan. Oleh sebab itu, VLAN memiliki fleksibilitas di dalam pengaturan jaringan dan memudahkan administrator jaringan dalam membagi jaringannya sesuai dengan fungsi dan kebutuhan keamanan jaringan tersebut. Baca juga artikel tutorial komputer lainnya Pengertian Routing & Jenis - Jenis Routing


Cara kerja VLANVLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan, baik menggunakan port, MAC address dan lain - lain. Semuainformasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu vlan (tagging)di simpan dalam suatu database (tabel), jika penandaannya berdasarkanport yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yangdigunakan oleh VLAN. 
Untuk mengaturnya maka biasanya digunakanswitch/bridge yang ma…

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan System Restore di Windows 7

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan System Restore di Windows 7 – System Restore adalah sebuah fitur di Microsoft Windows yang mengizinkan pengguna untuk mengambalikan keadaan komputer ke waktu tertentu yang sudah di tetapkan, mengembalikan keadaan komputer yang dimaksud file sistem, aplikasi yang di install, Windows Registry dan sistem setting. Fitur ini sangat berguna jika terdapat error pada windows atau komputer terasa lambat karena mungkin sudah banyak terinstall aplikasi yang sudah tidak terpakai, maka dengan fitur system restore ini kita dapat mengembalikan windows ke waktu tertentu seperti saat pertama kali windows di install. Fiture System Restore sudah ada dari Windows ME, Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8, Windows 8.1, Windows 10 dan secara default system restore dalam keadaan disabled jika kita belum pernah menggunakannya. Berikut adalah langkah – langkah cara Mengaktifkan/enable System Restore di Windows 7.

Baca JugaMelakukan Backup Hardisk dan Partisi Mengg…