Skip to main content

Cara Konfigurasi Routing Static Router Mikrotik di GNS3

Cara Konfigurasi Routing Static Router Mikrotik di GNS3 - Pada postingan kali ini tutorial komputer akan Cara Konfigurasi Routing Statik Router Mikrotik di GNS3. Sekilas tentang routing statik merupakan routing yang ditambahkan secara manual oleh network administrator pada tabel routing dan bersifat tetap walaupun terjadi perubahan pada jaringan sehingga routing statik lebih aman karena langsung ke network yang dituju. Berikut adalah langkah – langkah cara konfigurasi routing statik router mikrotik di gns3 :

Baca Juga


Topologi & IP Address

Berikut merupakan konfigurasi ip address dan topologi yang akan dibuat dengan 2 router mikrotik. RIP (Routing Information Protocol).




Pertama - tama pastikan router mikrotik dan pc client yang terinstall pada virtualbox sudah ditambahkan ke GNS3, lalu buat topologi jaringan dan hubungan setiap interface sesuai dengan gambar dan tabel di atas. Setelah selesai, klik icon Start untuk menghidupkan semua perangkat yang kita gunakan.


Setting IP Address di Router Mikrotik & PC Client


Mikrotik

[admin@MikroTik] > ip address add address=10.0.0.1/30 interface=ether1
[admin@MikroTik] > ip address add address=192.168.1.1 /24 interface=ether2


Windows XP 2 & Windows XP 3


Konfigurasi Routing Statik

Setelah semua perangkat disetting ip address, lakukan konfigurasi routing statik pada setiap router mikrotik yang ada dengan perintah seperti dibawah.

Mikrotik

[admin@MikroTik] > ip route add dst-address=192.168.2.0 /30 gateway=10.0.0.2


Mikrotik 1

[admin@MikroTik] > ip route add dst-address=192.168.1.0 /30 gateway=10.0.0.1


Setelah semua router mikrotik di setting RIP routing, lakukang tes ping antar PC client seperti pada tutorial ini tes ping dari  Windows XP 2 ke Windows XP 3 dan sebaliknya untuk menguji jaringan yang kita buat dan jika reply, Konfigurasi Routing Statik Router Mikrotik di GNS3 berhasil dibuat.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer

Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer – OSPF atau Open Shortest Patch First merupakan sebuah routing protokol IGRP (Interior Gateway Routing Protocol) yang hanya dapat digunakan dalam di jaringan internal suatu organisasi atau perusahaan yang kita memiliki hak administrasi terhadapt jaringan tersebut. Pada artikel ini akan di perlihatkan bagaimana Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer.

Baca JugaPengertian dan Perbedaan Internet, Intranet Berdasarkan JangkauannyaKonfigurasi Routing EIGRP di GNS3Cara Konfigurasi EIGRP di Cisco Packet Tracer Cara Konfigurasi Routing Static Router Mikrotik di GNS3Cara Konfigurasi Routing Dinamis RIP di Cisco Packet Tracer
Topologi dan IP Address Buat topologi jaringan dengan interface dan ip address sesuai dengan gambar dan tabel yang ada di bawah. Atau jika teman – teman ingin menghemat waktu, dapat mendownload topologi jaringan nya disini
Setting IP Address Setelah topologi jaringan di buat seperti gambar di atas, setting ip address untuk …

Pengertian, Jenis & Kelebihan VLAN (Virtual LAN)

Pengertian VLANVLAN (virtual LAN) adalah suatu model jaringan yang membagi jaringan secara logikal ke dalam beberapa vlan yang berbeda. VLAN tidak terbatas pada kondisi fisik jaringan seperti pada LAN, vlan dapat di konfigurasi secara virtual tanpa harus melihat kondisi peralatan. Oleh sebab itu, VLAN memiliki fleksibilitas di dalam pengaturan jaringan dan memudahkan administrator jaringan dalam membagi jaringannya sesuai dengan fungsi dan kebutuhan keamanan jaringan tersebut. Baca juga artikel tutorial komputer lainnya Pengertian Routing & Jenis - Jenis Routing


Cara kerja VLANVLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan, baik menggunakan port, MAC address dan lain - lain. Semuainformasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu vlan (tagging)di simpan dalam suatu database (tabel), jika penandaannya berdasarkanport yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yangdigunakan oleh VLAN. 
Untuk mengaturnya maka biasanya digunakanswitch/bridge yang ma…

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan System Restore di Windows 7

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan System Restore di Windows 7 – System Restore adalah sebuah fitur di Microsoft Windows yang mengizinkan pengguna untuk mengambalikan keadaan komputer ke waktu tertentu yang sudah di tetapkan, mengembalikan keadaan komputer yang dimaksud file sistem, aplikasi yang di install, Windows Registry dan sistem setting. Fitur ini sangat berguna jika terdapat error pada windows atau komputer terasa lambat karena mungkin sudah banyak terinstall aplikasi yang sudah tidak terpakai, maka dengan fitur system restore ini kita dapat mengembalikan windows ke waktu tertentu seperti saat pertama kali windows di install. Fiture System Restore sudah ada dari Windows ME, Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8, Windows 8.1, Windows 10 dan secara default system restore dalam keadaan disabled jika kita belum pernah menggunakannya. Berikut adalah langkah – langkah cara Mengaktifkan/enable System Restore di Windows 7.

Baca JugaMelakukan Backup Hardisk dan Partisi Mengg…