Skip to main content

Cara Backup Driver Komputer Sebelum Install Ulang Dengan Software Double Driver

Cara Backup Driver Komputer Sebelum Install Ulang Dengan Software Double Driver – Ketika kita menginstall windows xp/7/8/8.1/10 di komputer PC/laptop, biasanya setelah proses install kita perlu menginstall driver yang dibutuhkan oleh komputer karena tidak semua driver otomatis ikut terinstall saat kita install windows seperti contoh driver bluetooth, driver lan, usb 3.0 dan lain – lain. Setelah pemakaian komputer dengan waktu yang cukup lama biasanya membuat komputer menjadi lambat dan membuat kita ingin menginstall ulang windows agar menjadi lebih cepat dipakai dan tentu setelah di install ulang, teman – teman perlu menginstall kembali driver – driver yang di butuhkan komputer.  Untuk memudahkan menginstall driver yang dibutuhkan, teman – teman dapat mem-backup driver sebelum menginstall ulang windows dan pada postingan ini akan di perlihatkan bagaimana cara melakukan backup driver komputer sebelum install ulang dengan software double driver. Berikut adalah langkah – langkah nya :

Baca Juga


Pertama – tama download software double driver disini

Setelah double driver di download dalam bentuk zip, buka file tersebut lalu double klik file dd.exe untuk membuka double driver yang berbentuk portable

Jika muncul security warning seperti gambar di bawah, klik Run. Pada tampilan awal double driver, klik Backup

Berikutnya klik Scan Current System lalu akan muncul semua driver yang terinstall di komputer. Untuk mem-backup semua driver klik panah ke bawah di sebelah kanan select lalu klik All

Setelah itu klik Backup Now. Berikutnya pada bagian Destination pilih lokasi dimana kita akan menyimpan driver yang di backup lalu terakhir klik OK

Tunggu hingga proses backup selesai lalu klik OK

Comments

Popular posts from this blog

Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer

Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer – OSPF atau Open Shortest Patch First merupakan sebuah routing protokol IGRP (Interior Gateway Routing Protocol) yang hanya dapat digunakan dalam di jaringan internal suatu organisasi atau perusahaan yang kita memiliki hak administrasi terhadapt jaringan tersebut. Pada artikel ini akan di perlihatkan bagaimana Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer.

Baca JugaPengertian dan Perbedaan Internet, Intranet Berdasarkan JangkauannyaKonfigurasi Routing EIGRP di GNS3Cara Konfigurasi EIGRP di Cisco Packet Tracer Cara Konfigurasi Routing Static Router Mikrotik di GNS3Cara Konfigurasi Routing Dinamis RIP di Cisco Packet Tracer
Topologi dan IP Address Buat topologi jaringan dengan interface dan ip address sesuai dengan gambar dan tabel yang ada di bawah. Atau jika teman – teman ingin menghemat waktu, dapat mendownload topologi jaringan nya disini
Setting IP Address Setelah topologi jaringan di buat seperti gambar di atas, setting ip address untuk …

Pengertian, Jenis & Kelebihan VLAN (Virtual LAN)

Pengertian VLANVLAN (virtual LAN) adalah suatu model jaringan yang membagi jaringan secara logikal ke dalam beberapa vlan yang berbeda. VLAN tidak terbatas pada kondisi fisik jaringan seperti pada LAN, vlan dapat di konfigurasi secara virtual tanpa harus melihat kondisi peralatan. Oleh sebab itu, VLAN memiliki fleksibilitas di dalam pengaturan jaringan dan memudahkan administrator jaringan dalam membagi jaringannya sesuai dengan fungsi dan kebutuhan keamanan jaringan tersebut. Baca juga artikel tutorial komputer lainnya Pengertian Routing & Jenis - Jenis Routing


Cara kerja VLANVLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan, baik menggunakan port, MAC address dan lain - lain. Semuainformasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu vlan (tagging)di simpan dalam suatu database (tabel), jika penandaannya berdasarkanport yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yangdigunakan oleh VLAN. 
Untuk mengaturnya maka biasanya digunakanswitch/bridge yang ma…

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan System Restore di Windows 7

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan System Restore di Windows 7 – System Restore adalah sebuah fitur di Microsoft Windows yang mengizinkan pengguna untuk mengambalikan keadaan komputer ke waktu tertentu yang sudah di tetapkan, mengembalikan keadaan komputer yang dimaksud file sistem, aplikasi yang di install, Windows Registry dan sistem setting. Fitur ini sangat berguna jika terdapat error pada windows atau komputer terasa lambat karena mungkin sudah banyak terinstall aplikasi yang sudah tidak terpakai, maka dengan fitur system restore ini kita dapat mengembalikan windows ke waktu tertentu seperti saat pertama kali windows di install. Fiture System Restore sudah ada dari Windows ME, Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8, Windows 8.1, Windows 10 dan secara default system restore dalam keadaan disabled jika kita belum pernah menggunakannya. Berikut adalah langkah – langkah cara Mengaktifkan/enable System Restore di Windows 7.

Baca JugaMelakukan Backup Hardisk dan Partisi Mengg…