Skip to main content

Cara Membuka File ISO (Mounting) Dengan Daemon Tools di Windows 7

Cara Membuka File ISO (Mounting) Dengan Daemon Tools di Windows 7 - Terkadang ada saatnya teman – teman mendapatkan file ISO dan ingin membuka file tersebut (mount) karena harus di buka terlebih dahulu untuk dapat digunakan. Seperti teman – teman download game / software di internet, biasanya game / software yang di download berbentuk file ISO. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk membuka file ISO, salah satunya adalah dengan melakukan mount file iso tersebut menggunakan software tambahan seperti daemon tool lite. Namun sebenarnya pada windows 8.1 maupun windows 10 teman -teman tidak perlu menginstall software tambahan karena sudah mendukung iso mounting.

Baca Juga


Pada artikel ini akan di perlihatkan Cara Membuka File ISO (Mounting) Dengan Daemon Tools yang merupakan salah satu software tambahan yang dapat digunakan untuk file ISO. Daemon Tools sebenarnya merupakan software premium yang teman – teman harus membayar untuk dapat mengunakan seterusnya, namun kita masih bisa mencoba daemon tool versi trial selama 30 hari. Berikut adalah Cara Membuka File ISO (Mounting) Dengan Daemon Tools :

Pertama – tama download daemon tool disini, setelah itu install software tersebut seperti biasa.

Setelah daemon tool di install, buka daemon tool. Lalu di tampilan awal daemon tool, klik Virtual Device Manager. Pada Virtual Device Manager yang muncul, di bagian DT Adapter centang kotak nomor 0 atau centang sesuai kebutuhan karena ini menentukan jumlah virtual drive yang muncul di explorer. Setelah selesai klik Apply lalu Close

Berikutnya pada tampilan daemon tool kembali, klik Add Images seperti di gambar lalu pilih file ISO yang ingin di buka, klik Open

Setelah itu pilih file ISO yang sudah di add lalu klik Mount. Terakhir buka Computer untuk melihat file Iso yang sudah di mount ke virtual drive 😊

Comments

Popular posts from this blog

Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer

Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer – OSPF atau Open Shortest Patch First merupakan sebuah routing protokol IGRP (Interior Gateway Routing Protocol) yang hanya dapat digunakan dalam di jaringan internal suatu organisasi atau perusahaan yang kita memiliki hak administrasi terhadapt jaringan tersebut. Pada artikel ini akan di perlihatkan bagaimana Cara Konfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer.

Baca JugaPengertian dan Perbedaan Internet, Intranet Berdasarkan JangkauannyaKonfigurasi Routing EIGRP di GNS3Cara Konfigurasi EIGRP di Cisco Packet Tracer Cara Konfigurasi Routing Static Router Mikrotik di GNS3Cara Konfigurasi Routing Dinamis RIP di Cisco Packet Tracer
Topologi dan IP Address Buat topologi jaringan dengan interface dan ip address sesuai dengan gambar dan tabel yang ada di bawah. Atau jika teman – teman ingin menghemat waktu, dapat mendownload topologi jaringan nya disini
Setting IP Address Setelah topologi jaringan di buat seperti gambar di atas, setting ip address untuk …

Pengertian, Jenis & Kelebihan VLAN (Virtual LAN)

Pengertian VLANVLAN (virtual LAN) adalah suatu model jaringan yang membagi jaringan secara logikal ke dalam beberapa vlan yang berbeda. VLAN tidak terbatas pada kondisi fisik jaringan seperti pada LAN, vlan dapat di konfigurasi secara virtual tanpa harus melihat kondisi peralatan. Oleh sebab itu, VLAN memiliki fleksibilitas di dalam pengaturan jaringan dan memudahkan administrator jaringan dalam membagi jaringannya sesuai dengan fungsi dan kebutuhan keamanan jaringan tersebut. Baca juga artikel tutorial komputer lainnya Pengertian Routing & Jenis - Jenis Routing


Cara kerja VLANVLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan, baik menggunakan port, MAC address dan lain - lain. Semuainformasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu vlan (tagging)di simpan dalam suatu database (tabel), jika penandaannya berdasarkanport yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yangdigunakan oleh VLAN. 
Untuk mengaturnya maka biasanya digunakanswitch/bridge yang ma…

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan System Restore di Windows 7

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan System Restore di Windows 7 – System Restore adalah sebuah fitur di Microsoft Windows yang mengizinkan pengguna untuk mengambalikan keadaan komputer ke waktu tertentu yang sudah di tetapkan, mengembalikan keadaan komputer yang dimaksud file sistem, aplikasi yang di install, Windows Registry dan sistem setting. Fitur ini sangat berguna jika terdapat error pada windows atau komputer terasa lambat karena mungkin sudah banyak terinstall aplikasi yang sudah tidak terpakai, maka dengan fitur system restore ini kita dapat mengembalikan windows ke waktu tertentu seperti saat pertama kali windows di install. Fiture System Restore sudah ada dari Windows ME, Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8, Windows 8.1, Windows 10 dan secara default system restore dalam keadaan disabled jika kita belum pernah menggunakannya. Berikut adalah langkah – langkah cara Mengaktifkan/enable System Restore di Windows 7.

Baca JugaMelakukan Backup Hardisk dan Partisi Mengg…